" Crack the Egg Fun Games "
Baca lanjutannya yuuuk...
/
Sesaat bersama keseharian keluarga budhe ...ada tips dan trik bermanfaat..enjoy yach...
Kemaren kami nglurug nganter anak-anak bermain di "Jungle zone" ya seru.. sangat seru semua pada basahan disana.
Amirul Mukminin adalah nama dari suami saya tersayang ayah ketiga pejuang pujaan hati.Yang pertama kakak Fida lengkapnya Amirul Fida Zein Awlia Hasna sedangkan pejuang kedua mas Jiddan komplitnya Amirul Jiddan Zein Faqih Haikal dan ketiga si kecil Adel dengan nama panjang Faradilla Zein Awlia Amir.Alhamdulillah kami bahagia dan sangat bersyukur atas segala karunia yang Allah swt berikan pada keluarga kami.
Kami menikah Januari tahun 2000 silam, ah kalau mengingat masa-masa awal pernikahan kami,rasanya pahit-pahit manis.Ya dua minggu setelah akad nikah,kami memutuskan untuk kos sendiri jadi seminggu dirumah ibu saya dan seminggu dirumah orang tua suami abis itu go! Sebenernya orang tua agak gamang juga melepas kami mengingat waktu itu suami bisa dikatakan belum punya pekerjaan tetap ya ada sih.. di konsensus kaya semacam lembaga reset gitu saya sih ga' ngerti ngerti amat kalau ada proyek maksudnya ada perusahaan yang menyewa jasanya ya kami dapet duit kalau ga' ya taulah.. Tapi kami sudah mantap untuk menempuh hidup baru berdua ya susah senang bersama.He he... kami memang cuma modal nekat karena yakin bahwa Allah 'Azza wa Jalla bakal menolong kami.
Mulailah hari hari kami sebagai pengantin baru tinggal di rumah kontrakan di Surabaya.Oo..ternyata kami tidak cuma berdua,kami nyewa ruangan sekamar dan di rumah itu banyak kamar kamar yang dihuni oleh teman teman suami waktu kuliah dulu.Yang miris,semua masih bujangan ada sekitar lima orangan deh dan kamar mandinya cuma satu.Duh kebayang ga' sih nama manten baru dengan kamar mandi barengan,ga' nyaman itu pasti.Kami tetap bertahan dirumah itu setidaknya itulah yang kami mampu waktu itu kos murah harga anak kuliahan.Yang penting orang tua di kampung tahunya kami sejahtera berdua sambil tentunya kami berdoa dan berusaha mewujudkannya.
Sampai akhirnya datanglah tawaran untuk kami tinggal dengan gratis di sebuah rumah besar yang depannya berfungsi sebagai kantor.Alhamdulillah....senangnya ada dapur dan kamar mandi sendiri eh engga' ada satu orang yang memang tinggal dirumah itu terima kasih mba' Wi .... jadi kangen nich.Sambil bulan madu ah bulan madu seperti apa juga ga' ngerti saya pokoknya berduaan gitu deh kami cari uang bareng dengan jadi sales ''Hudaya Sarana'' hoho....apa kabar kawan kawan seperjuangan smoga lebih bahagia dari kami saat ini.Kemana mana kami berdua seakan tak terpisahkan duh indahnya... Suatu hari,seperti biasa kami bertugas mberesin kantor sebelum aktifitas di luar dan kami merasa lapar tak ada makanan untuk kami sarapan beras tinggal segenggam beneran secangkir tidak penuh ah kami bingung ada uang seribu lima ratus perak beli bensin atau makan ya.. kalau kami beli sarapan,kami tidak bisa nyales dan masukkan lowongan kerja karena motor butut milik suami itulah satu satunya teman jalan kami.Akhirnya beras segenggam saya bikin bubur hmm..nikmatnya tapi hikhik masih laper.Jadilah kami jalan untuk menjemput rejeki dan Alhamdulillah hari itu banyak uang kami dapatkan baik dari komisi penjualan di ''Hudaya Sarana''maupun dari MBL kantor konsensus tempat suami join.Horeee.... bisa belanja beras,sabun,minyak,gula ya pokoknya sembako deh.Sedia beras lima sepuluh kilo aja uuuh.. ademmm banget nikmat bahagia raya.
Kemauan kami berdua berbeda dengan kehendak Allah swt yang maha memelihara setiap makhluk-Nya.Kami berdua sepakat menunda punya anak setidaknya setahun setelah nikah atau nunggu penghasilan kami stabil.Namun di hari Senin yang waktu itu biasanya merupakan hari ceria,saya begitu loyo,mual,pusing dan rasanya kaya eneg kembung gitu lah.Mumpung ada uang,kami langsung berangkat ke rumah sakit Dr Sutomo.Setelah diperiksa dalam segala dan ga' masalah saya tes urin tarraa..hasilnya saya hamil.Kami berdua mlongo antara bahagia mendengarnya, was was serta khawatir.Malamnya masih di hari senin, kami dapat kejutan baru lagi yaitu ada telp dari ITS untuk panggilan tes kerja di PT.Candra Asri Cilegon.Alhamdulillah lamaran kerja suami diterima dan tesnya di kampus ITS ya syukurnya masih di Surabaya dan deket rumah.
Seminggu kemudian pas saya lagi nikmat parah parahnya mual muntah pusing dan rasa lainnya hamil muda,kami dapat kabar lagi bahwa tes lanjutannya di Cilegon-Banten.Nhah lho... seneng dapet panggilan tes tapi....masalahnya uang kami menipis waktu itu.Sedangkan untuk ke Cilegon perlu ongkos jalan juga bekal selama ngejalanin tes disana.Akhirnya kami beranikan diri untuk minjam uang sama orang tua di kampung ya secukupnya ajah.Suami eh maksud saya mas Amir berangkat ke Cilegon naik kereta apa sih itu yang oklok-oklok pokoknya yang paling murah dan Alhamdulillah sampai tujuan dengan gembira.Ceritanya mas Amir dan peserta tes lainnya menginap di hotel trus temen-temennya pada makan juga di restorannya tapi mas Amir lebih milih makan di warung hehe...biar ngirit katanya.
Alhamdulillah saya mulai membaik dan kandungan saya juga bagus.Oh,ya saya hamil anak pertama ini akhir bulan Maret tahun 2000.Alhamdulillah mas Amir pulang ke Surabaya dengan membawa berita menyenangkan yaitu diterimanya bekerja di PT.Candra Asri sebagai karyawan tetap.Dan gajinya untuk ukuran kami waktu itu sangat sangat besar jauh melebihi dari yang kami angankan.Alhamdulillah wasyukurillah bin ni'matillah.... Kemudian saya dipulangkan ke Purwokerto kota asal saya dan mas Amir lanjut ke Cilegon untuk tugas barunya.Bulan Juni saya di jemput untuk tinggal di Cilegon dan mengontrak rumah yang cukup nyaman sampai akhirnya pindah ke perumahan fasilitas pabrik.Kami tinggal di Perum.Bukit Palem jl.Lantana Merah no.6 Cilegon-Banten
.
Saya melahirkan Fida anak pertama kami hari senin 11 Desember 2000.Alhamdulillah....awal tahun menikah akhir tahun dapat anak.Saya tidak tahu ada apa dengan hari Senin setiap kami memperoleh kebahagiaan demi kebahagiaan kebetulan selalu jatuh di hari Senin ah ya cuma pas kebetulan ajah.Setelah Fida lahir kami boyongan lagi ke Cilegon dan menetap disana.Tepatnya tanggal 10 Mei 2003 nhah yang ini bukan hari Senin tapi malah Sabtu,Fida jadi kakak ya saya melahirkan anak ke dua si mas Jiddan
.
Setelah enam tahun kami tinggal di Cilegon, Ayah diterima kerja di Oryx-GTL salah satu perusahaan minyak dan gas di Qatar.Jadilah Mei 2006 kami sekeluarga pindah dan tinggal di Doha-Qatar hingga saat ini.Alhamdulillah... di Qatar sini kami bukan hanya mendapat rejeki materi tapi saya melahirkan lagi anak ke tiga yaitu Adel tanggal 30 Desember 2007.Tak pernah terbayangkan sebelumnya kami akan sampai di negeri Timur Tengah dan menyekolahkan anak-anak kami di sekolah internasional.Smoga Allah swt memberkahi keluarga kami.Amiiin.
Jangan tunda menikah hanya karena takut miskin karena Allah-lah yang akan memelihara dan melimpahkan rejeki dari arah yang tak terduga.Dan janji Allah swt itu pasti.
Kemarin, tamu tak diundang datang mana merepotkan lagi.Ya.gerombolan itu chicken pox atau cacar air yang menghampiri keluarga kami.Duuuuuh sabar ya Kak........ pertamanya kakak fida yang mengeluh gatel dan gatel banget nich....Saya pikir alergi apa ya.. lho tapi kok lama lama muncul peradangan dalam bentuk gelembung-gelembung mlentis berkekompok di punggung,perut lha..lha itu di wajah juga.Olala.... nduk,kakak itu cacaren sabar ya.....saya kasih caladien aja untuk ngurangin rasa gatalnya.
Malemnya aduh aduh aduh....... saya ikutan gatel ya Allah.... gatelnya unyekunyekunyek..huuuuu....masya Allah,astaghfirullah hal'adziiim.... gatel ruar biasa.Ayah pas masuk kerja malam sementara mas Jiddan baru sembuh dari bekas sunatnya.Dan Adel ooh jangan ya Allah.. dia baru melewati enam bulan pertamanya.Saya sangat sangat khawatir adel ketular kalau mas Jiddan mah kayaknya sudah pernah walaupun ga' separah saya dan kakak jadi sekarang aman dia.
Kawan..... entah siapa yang saya sapa saat ini,sebagai ibu baru sekarang ini beneran krasa banget nikmat repotnya yang harus menghalau gatal perih panas badan sendiri, mendengar jeritan anak yang merasakan sama gatelnya seperti saya.Dikarantina?mana mungkin lah dikamar aja ga' mau sendirian.Trus tetap wajib menyajikan makanan meski asal ada lah yang bisa disantap.Belum lagi harus melayani bayiku cintaku Adel yang lagi seneng senengnya belajar merangkak hehe..belum bisa sih,Alhamdulillah duduknya sudah tegak tanpa bantuan sejak sebulan lalu dia girang kalau ditemani.Smoga saja tak ketularan Ibu ya nak.... amiin.
Tadi pagi Ayah pulang kerja langsung ke apotik beli calamine BP harganya cuma 10 Qatarreal ya lumayan ngurangin gatel juga.Tapi huuuu...tetep unyekunyekunyek....... gatel panas perih.Padahal cacar air atau varisela merupakan penyakit yang dianggap remeh apalagi kalau di desa wah biasa itu ntar juga sembuh sendiri.Tapi hoho...menikmatinya itu ruar biasa menderita.Ya Allah.... tambahkan kekuatan pada hamba untuk segera terbebas dari rombongan virus ini.Amiiin.Beritanya sih setelah baca baca dari beberapa sumber varisela ini umumnya menyerang anak-anak dan kalau orang dewasa apalagi yang sudah emak-emak kaya'saya itu gejala yang dialami sangat sangat lebih parah.Ya sudah lah disabarin aja syukur juga si kakak masih bisa makan lahap dan tidur nyenyak walaupun sesekali teriak gatel.Berarti dia masih bisa nahan.
Sorenya sebelum berangkat kerja Ayah ngajak kami ke dokter di klinik Al-Manshur.Ayah yang kebagian ngambil obat yang diresepkan dokter untuk saya terlihat kaget .Ada apa ya...trereeeet ...ternyata obatnya muahal banget.Resepnya ada LOVRAKacyclovir 800mg harganya 363/50Qatar real isi 20 tablet dua pak, jadi 727qr ditambah calamyl lotion dan satu obat lagi tau berapa harganya tak tertera.Wow untuk ngusir cacar hampir dua juta ih kalau dirupiahkan.Tapi adem aja wong entarnya yang ganti pembayarannya Axa asuransi kok.Untuk obat kakak sama sih anti virus juga dan bentuknya sirup.Ah kasihan Adel jadi tidak keurus sedari siang belum ada yang nyuapin makan kalau nangis saya kasih susu aja trus anteng dia.Sabar ya nduuk...
Sepulang dari dokter langsung deh saya minum obatnya dan Alhamdulillah bisa tertidur dua jam lumayan.Bangunnya seger eeh gatelnya mulai nyerang lagi tapi tidak se dahsyat sebelumnya sih dan ini sudah bisa ngetik hehe mumpung mas Jiddan lagi bolong ati ga' rebutan komputernya.Terima kasih mas..... Dan bener kok habis minum obat itu simsalabim ga' gatel sementara.Aturan minumnya lima kali sehari jadi ntar kalau nyukunyuk guatelnya nyerang langsung nenggak itu obat.
Dari hasil baca baca katanya sih penularannya ke orang lain justu pas sudah sembuh kering lewat kontak langsung,batuknya dan air ludahnya.
Alhamdulillah,sekarang Ibu dan Kakak sudah mulai terbebas dari guatelnya chicken pox.Cepet juga ya manjur obatnya pantesan aja mahal selain itu juga karena telatennya Ayah ngolesin calamyl lotion.Terima kasih Ayah.....dan terima kasih pula untuk semua yang telah mendoakan kesembuhan kami smoga Allah swt membalasnya dengan kebaikan yang banyak .amiin.
Memang belum ilang betul sih tapi mlentisnya sudah nyusut dan mengering.Wah jadi teringat dulu waktu adik Ibu kena cacar seperti ini,air mandinya dikasih daun dadap srep abis mandi trus diolesin pake larutan tepung kanji lalu disuruh minum air kelapa ijo dan campuran kuning telor plus madu eh cepet sembuh juga lho... Lha kalau di Qatar sini mah mending langsung lari ke dokter aja deh.Disamping lebih praktis bahannya susah ngedapetnya.
Kasian mas Jiddan sudah dijanjikan kalau sunatnya sudah sembuh mau main ke jungle zone eh malah Ibu dan kakak jadi tahanan rumah gini kant ga'mungkin banget si Ayah pergi beduaan sama Mas.Jadilah libur minggu ini di rumah ajah.Mas dan Ayah main robot remot hadiah sunatnya dan mobilannya dah bosen kali sekarang dianggurin calon masuk gudang padahal baru beli juga mana muahal lagi hehe lagi in serba mahal nich.
Ibu juga mesti mencegah ummu Ais yang hendak terapi pijat kesini.Syukur aja Ayah sedia untuk mbelanjakan urusan dapur tapi kant jadi ga' jalan jalan.Aih aih...kok jadi menggerutu ya Asytaghfirullah hal'aziiim.Dibalik ini semua pasti ada hikmahnya smoga berakibat baik untuk kami .Bener banget ungkapan bahwa kesehatan memang bukan segalanya tapi tanpa kesehatan kita tak bisa apa apa.Sehat itu nikmat serta anugerah yang wajib disyukuri.
Duh.. beneran dibalik dunia ini eh maksudnya kami yang menjadikan siang jadi malam dan malam jadi siang bagi kami tentu selain si Ayah terchayank.Kakak dan Mas tidur jam enam pagi semaleman habis pencilatan selain nongkrongin komputer ya nungguin Ben 10 acara TV kesukaan mereka.Akhirnya saya pun jadi ikutan begadang,ga' ketemu pagi siang pun kelewat karena dipakai molor terus sore baru bangun untuk memulai aktifitas harian.Kalau Adel mah gampang ketika bangun ga' nemu temen ya sudah tidur lagi dia trus tidak dikasih makan soale mboknya nguantuk pol jadilah susu ajah asal anteng.Padahal sudah dua mingguan polanya begini,kata si Ayah biarlah mumpung libur bebaskan anak bermain sepuasnya jangan diatur jam tidur mereka.
Alhamdulillah rombongan chicken pox yang melanda kami dengan dahsyatnya sudah kabur menghilang tinggal bekasnya dan smoga saja tidak menjadikan bopeng wajahku yang memang hanya pas-pasan rupa.Sehingga kami berani jalan-jalan ke Family Food untuk ngisi stok bahan makanan di kulkas yang sudah melompong.Sepertinya sih ditegur sama Qatari lady tapi ya cuek aja lagi secara saya buta 'Arabik kok trus yang ini nich saya nyesel banget ga' nenteng kamera waktu itu ceritanya kant Adel baru pertama itu didudukkan di tempat duduk keranjang belanjaan gitu dan bener deh beraksi dia ikutan sibuk narik ini narik itu bikin berantakan semua celakanya jadi pusat perhatian pengunjung lain sampai kedatangan SPGNnya sekali lagi cuek aja lagi sambil menghibur diri syukurnya si Ayah,Mas dan Kakak lagi ada di los bagian yang lain jadinya bebas marah ataupun disewotin.Yang penting Adel kelihatan ceria banget kaya' sudah gedhe gitu,sebagai ibu adhem deh rasanya.
Pulangnya sudah jam setengah dua belas malam tapi anak-anak masih belo' matanya,jadi saya mulai nguplek di dapur sementara Ayah tidur.Eh ini komputernya ditungguin mas Jiddan jadi lanjutannya sampai ketemu di waktu belajar lainnya ya....
Summer... summer.. summer.. sepertinya sih sekarang sudah nglewatin puncak musim panas tapi saat ke luar sebentar huuuu.. kringetan ternyata mamang humidity tinggi banget hingga 89%.Ya kami sih nyaman aja karena di dalam rumah tapi si ayah.... smoga saja Allah swt menambahkan kekuatan sehingga ayah bisa menjalankan tugasnya dengan sabar,ikhlas dan penuh cinta.Sebenernya lagi agak sedih juga nih liburan ini tidak mudik padahal sudah kebayang mo' nengokin kandang sapi ,ngajak anak-anak main ke sawah atau cebar-cebur di sungai deket rumah atau pun menyaksikan wajah-wajah sumringah para tetangga yang memang menanti kepulangan kami.Desaku yang ku cinta pujaan hatiku tempat ayah dan bunda dan handai taulanku...ingat lagu masa kecilku ini jadinya.
Musim panas kali ini Alhamdulillah kami sudah pindah dari Gharaffa tempat tinggal lama kami yang penuh kenangan dimana pertama kami nginjakkan kaki di Doha.Duh,teringat waktu itu dan hari-hari yang harus kami lewati selama disana di musim panas, debu masuk rumah lewat celah-celah lubang pintu sehingga begitu buka pintu kamar whussss! angin kering berdebu menerpa.Belum lagi bingung njemur cucian kalau di luar jelas ga'mungkin sebentar aja sudah kemripik sementara di dalam waduh ga'ada tempat suemmpit.
Kami bertahan karena Kakak dan Mas seneng ada teman main Nurul, Nasywa dan Rahma tapi panas panas panaaaaas beneran ga' kuat saat masak di dapur ACnya kant cuma di kamar dhoang.Waktu itu sempat pingsan segala dan bukan cuma sekali dua kali ternyata oh ternyata bukan hanya saya yang kepanasan ada mahluk lain yang ngrungkel di perut yang kasih sinyal panas pening mual dan harus pingsan.Oo hamil to... ya Ahhamdulillah ntar deh kita pikirkan untuk pindah rumah kata si ayah waktu itu.
Pikirkan,pikirkan tapi ga'ndang kesampaian dan sekarang deh baru lega bebas debu serta tidak kegerahan lagi walaupun tetap sederhana tapi tinggal disini jauh lebih nyaman.Berkahnya Adel mungkin.
Tapi hii..napa ya kok ga' ada hiter pendingin air disini,jadinya mandinya tengah malam deh itu pun air panas juga ..wadhooch..
Summer.. summer..summer cepatlah berlalu kami rindu ngumpul ngungkapin segala gendu-gendu rasa dengan kerabat ibu-ibu cantik yang masih kenyes-kenyes baca muda gitu sambil memandang cerianya anak-anak bermain.
Seru ruar biasa...... Kakak menemukan kembali barang-barang koleksinya yang telah lama dianggap hilang.Juga mas begitu antusias memilih benda-benda mainannya seperti di toko mainan..Ya tak sengaja saat bermaksud ngusir kecoa,kita beralih acara jadi mbongkar gudang eh hampir semua ruang di rumah ini memang gudang sih,tapi ini adalah ruang kecil deket dapur tempat abreg-abreg barang bekas.Nah lho baru nyadar nich ternyata harta tersimpan kami adalah mainan anak-anak yang menggunung tak terawat ketika diacak-acak kembali,hoho...ini menjadikan dua buah hatiku gembira bukan kepalang.
Yang membuat hati saya tersentak,saat mas Jiddan teriak girang "Horreeeee... ibu nemenin kita main....!!!" lholholho..... memang biasanya???? ya ya ya ternyata kedua anakku merasa terabaikan.Kalau kakaknya sih memang biasa berkutat sendiri jadi tak masalah.Setiap hari waktu saya dihabiskan oleh aktifitas rutin sebagai istri atau mungkin terlalu fokus pada si kecil Adel.Akhirnya hari ini dan hari-hari selanjutnya kami bermain bergembira ria bersama dengan mainan lama yang serasa barusan beli.Mendampingi anak bermain merupakan kegiatan menyenangkan yang menghibur namun terkadang dinomor sekiankan.Padahal membiarkan anak bermain dalam pengawasan kita,dapat membentuk anak-anak kita lebih berkarakter,disiplin serta merasa dihargai keberadaannya. Dirumah banyak sekali permainan yang dapat dilakukan bareng-bareng seperti memasak,tebak-tebakan,main peran,beres-beres seperti yang barusan kami lakukan dan masih banyak lagi.
Kita tak akan pernah bingung mencari tempat bermain secara di Doha ini hampir setiap mall dilengkapi dengan sarana bermain anak-anak.Mau yang gratisan boleh juga dan ini yang menjadi kesukaan kami,bermain bebas di banyak taman-taman kota atau pun di corniche dimana sejauh mata memandang adalah laut tenang dikelilingi pohon palem dan kurma.Di balik kesenangan anak-anak saat bermain, banyak sekali manfaat yang bisa dipetik dengan bermain. Apa saja? kita simak yuk........1. Perkembangan fisikBermain secara aktif akan menguatkan otot-otot tubuh si kecil.
Kelebihan energi yang mereka miliki pun akan tersalurkan untuk melakukan hal-hal positif, sehingga mengurangi perilaku agresif atau yang bersifat merusak.
2. Mengembangkan daya khayal
Dengan berkhayal, penghayatan bermain anak akan menjadi lebi bermakna.
Misalnya, bermain mobil-mobilan umumnya menimbulkan fantasi menjadi pembalap yang sedang berlaga di sirkuit.
3.Mengembangkan kreativitas
Saat bermain, anak seringkali menemukan pengalaman baru yang terekam dalam ingatannya. Ingatan inilah yang kemudian akan diaplikasikan di luar dunia bermainnya. Misalnya, si kecil mengerti bentuk segitiga setelah ermain halma.
4. Belajar bersosialisasi
Dengan bermain bersama teman-teman sebayanya, anak akan belajar menjalin suatu hubungan pertemanan, termasuk memecahkan masalah bila terjadi konflik, saling berbagi, memberi dan menerima.
5.Meningkatkan komunikasi
Melalui jenis permainan kelompok, anak akan mulai mengenal cara berkomunikasi, bagaimana mengemukakan keinginan, dan belajar berkompromi atas dengan teman mainnya
6. Menambah wawasan
Bermain akan memberi kesempatan anak untuk bereksplorasi dengan lingkungan, sekaligus menambah wawasan. Banyak pengetahuan yang tidak didapat dari sekolah maupun rumah akan diperoleh anak dalam interaksinya dengan teman-teman sepermainannya.
7. Mengembangkan kemampuan diri
Bermain juga akan membuat anak mengenal kemampuan dirinya. Apakah ia mampu mengimbangi permainan lawan atau tidak. Jika mampu, berarti ia memiliki peluang untuk memenangkan permainan. Jika tidak, ia akan belajar dan berlatih.
8. Mengembangkan moral
Saat bermain, anak diajarkan mengenal mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh. Dalam bermain, ada standar moral yang harus dipatuhi, seperti tidak boleh curang dan mau mengakui kekalahan.
Dampingi tumbuh kembang anak-anak kita dengan bermain ya.... anak riang sehat dan cerdas.Sampai ketemu di waktu belajar laiinya.
Terima kasih buat mba' Santi Novianti di Surabaya.
|
|